syahril
Kamis, 13 Juni 2013
Kamis, 28 Juni 2012
RESEP TERANG BULAN SPECIAL
RESEP TERANG BULAN SPECIAL

musim hujan gini enaknya makan makanan yang anget-anget mau keluar rumah ko malas n dingin mendingan kita buat aja sendiri terang bulan ala bamz21 heheheehe yuk kita siapin bahan2nya:
250ml santan /kara ,200ml air hangat, 1 sachet ragi/ instant yeast (11g) , 350 gr tepung terigu
200 gr gula pasir, 2 butir telur, 1/2 sendok teh baking soda
Isi : Gula pasir,chessee parut(keju), susu kental manis, kacang sangrai tumbuk kasar
Cara membuatnya :
1. campur santan dengan air hangat ,aduk hingga merata masukkan ragi kedalam adonan aduk hingga larut lalu sisihkan
2. campur tepung terigu dan gula pasir,aduk lalu buat lubang ditengah-tengahnya,lalu masukkan telur kedalamnya lalu aduk hingga rata
3. tuangkan santan sedikit demi sedikit kedalam adonan hingga gula larut ,tambahkan baking soda aduk hingga adonan kalis/licin
4. diamkan adonan 30 menit hingga adonan naik menjadi 2 kali lipat
5. panaskan teplon 20cm olesi dengan margarin tuang adonan hingga 3/4 pan tutup pan hingga adonan setengah matang (berongga) taburi gula pasir.tutup kembali hingga permukaan agak mengering n bagian luarnya agak kecoklatan,angkat lalu letakkan diatas cutting board
6. tuang susu kental diatas permukaan terang bulanlalu taburi dengan keju parut,messes
lipat terang bulan menjadi 2 lalu potong sesuai selera dan hidangkan hangat-hangat bersama coffee ataw tea wah mantaf ney
Terang bulan special
Waktu mudik kemarin, jalan2 ke toko buku. Dapat “Cooking with Love” nya bunda Inong. Tinggal satu2nya di rak buku kuliner di toko buku Toga Mas di Malang. Senengnya….
Dan gara2 terbangun tengah malam ( masih jetlag ), saya baca2 lagi CWL, lah kok jadi pengen buat terang bulan/martabak manis ala bunda. Kebetulan sorenya, ada acara kumpul2 di rumah teman. Saya bikin banyak aja buat di bawa sekalian. Ternyata teman2 pada suka..maklum kali dah lama ga makan ‘terang bulan”
, tapi emang enak banget lagiii…:D

Bahan :
200ml santan
175ml air hangat
1 sachet ragi instan ( 7 gr )
250 gr tepung terigu self raising
150 gr gula pasir
2 butir telur
1/2 sdt baking soda
Isi :
Gula pasir
Keju parut
Susu kental manis
Meses
Kacang sangrai, tumbuk kasar
Cara membuat :
1. Campur santan dengan air hangat, aduk rata. Masukan ragi ke dalam santan hangat, aduk hingga larut, sisihkan.
2. Campur tepung terigu dan gula pasir, buat lubang di tengah2nya, lalu masukan telur ke dalamnya. Aduk rata.
3. Tuangkan larutan santan sedikit demi sedikit, hingga gula larut. Tambahkan baking soda, aduk hingga adonan licin.
4. Biarkan 30 menit di tempat yang hangat hingga adonan naik menjadi 2x lipat.
5. Panaskan wajan tebal, olesi margarin. Tuang adonan hingga memenuhi 3/4 wajan. Tutup wajan hingga adonan setengah matang ( berongga ), taburi gula pasir. Tutup lagi hingga permukaannya agak mengering dan bagian luarnya menjadi kecoklatan, Angkat dan letakan di atas talenan.
6. Tuang susu kental manis di seluruh permukaan, lalu taburi dengan keju parut, meses, atau sesuai selera.
Lipat martabak menjadi dua, potong dan rapikan. Olesi dengan margarin. Sajikan dengan penuh senyum!
Dan gara2 terbangun tengah malam ( masih jetlag ), saya baca2 lagi CWL, lah kok jadi pengen buat terang bulan/martabak manis ala bunda. Kebetulan sorenya, ada acara kumpul2 di rumah teman. Saya bikin banyak aja buat di bawa sekalian. Ternyata teman2 pada suka..maklum kali dah lama ga makan ‘terang bulan”
Bahan :
200ml santan
175ml air hangat
1 sachet ragi instan ( 7 gr )
250 gr tepung terigu self raising
150 gr gula pasir
2 butir telur
1/2 sdt baking soda
Isi :
Gula pasir
Keju parut
Susu kental manis
Meses
Kacang sangrai, tumbuk kasar
Cara membuat :
1. Campur santan dengan air hangat, aduk rata. Masukan ragi ke dalam santan hangat, aduk hingga larut, sisihkan.
2. Campur tepung terigu dan gula pasir, buat lubang di tengah2nya, lalu masukan telur ke dalamnya. Aduk rata.
3. Tuangkan larutan santan sedikit demi sedikit, hingga gula larut. Tambahkan baking soda, aduk hingga adonan licin.
4. Biarkan 30 menit di tempat yang hangat hingga adonan naik menjadi 2x lipat.
5. Panaskan wajan tebal, olesi margarin. Tuang adonan hingga memenuhi 3/4 wajan. Tutup wajan hingga adonan setengah matang ( berongga ), taburi gula pasir. Tutup lagi hingga permukaannya agak mengering dan bagian luarnya menjadi kecoklatan, Angkat dan letakan di atas talenan.
6. Tuang susu kental manis di seluruh permukaan, lalu taburi dengan keju parut, meses, atau sesuai selera.
Lipat martabak menjadi dua, potong dan rapikan. Olesi dengan margarin. Sajikan dengan penuh senyum!
Cara Membaca Amperemeter dan Voltmeter
Untuk mengukur gaya gerak listrik (ggl) dan tegangan jepit kita gunakan
alat yang dinamakan Voltmeter. Sedangkan untuk mengukur besar kuat arus,
kita gunakan Amperemeter. Berikut ini adalah gambar kedua alat tersebut
yang sering digunakan di sekolah-sekolah, fungsi alat ini terdiri dari
dua yaitu sebagai pengukur arus (amperemeter) dan sebagai pengukur beda
potensial (voltmeter).Bagaimanakah cara membaca hasil pengukuran dengan menggunakan amperemeter atau voltmeter? Sebelum membahas mengenai bagaimana cara membaca hasil pengukuran arus listrik dan tegangan, perlu kita ketahui dulu bagian-bagian dari alat tersebut. Bagian-bagian amperemeter atau voltmeter terdiri dari batas ukur, terminal positif skala dan terminal negatif seperti terlihat pada gambar.
Untuk Membaca hasil pengukuran amperemeter/voltmeter kita gunakan rumus:
Keterangan:
NP= Nilai pengukuran, PJ = penunjukan jarum, ST=skala tertinggi, dan BU= Batas ukur
Contoh:
1.
Ditentukan sebuah amperemeter dengan batas ukur 5A, penunjukan jarum 8 dan skala tertinggi yang kita gunakan adalah 50, maka berapa nilai pengukuran amperemeter tersebut?
Jawab:
2. Berikut ini adalah dua contoh pembacaan dari dua posisi jarum Q dan P
A. Nilai yang ditunjukkan P adalah :
Batas ukur (BU) = 1 A
Skala tertinggi (ST) = 100
Penunjukan Jarum (PJ) = 54
Berapa nilai pengukuran (NP) = …… ?Jawab:
B. Nilai yang ditunjuk Q adalah:
Misal kita ambil nilai batas ukur adalah 100 mA.
Penunjukan jarum 22 dan skala tertinggi adalah 100, maka nilai pengukuran Q adalah ….Jawab:
Membaca hasil pengukuran pada skala amperemeter/Voltmeter harus dibiasakan dan berlatih terus, hal ini untuk memudahkan dalam menjawab soal atau penerapan aplikasi yang membutuhkan kecepatan dalam membaca skala.Untuk menggunakan Amperemeter dan Voltmeter yang benar dapat dibaca di Cara Memasang Amperemeter dan Voltmeter Salam Pintar!!!
Cara Membuat Es Cendol Cokelat
Minuman apa yang enak dinikmati saat cuaca atau udara panas? Ya, es
cendol bisa jadi pilihan favorit banyak orang. Selain menyegarkan, rasa
manis dari es cendol juga menjadi penyebab banyak orang menyukainya.
Bosan dengan cendol hijau? Hmm.. cobalah cendol cokelat yang dipadu dengan susu kental manis plus nangka yang harum. Disajikan dingin untuk selingan sore ini… slrupp manis segar! Langsung saja yuk lihat cara membuatnya.
Es Cendol Cokelat
Bahan:
- 150 gram tepung hunkue
- 10 gram cokelat bubuk
- ½ sdt vanili bubuk
- 600 ml air
Pelengkap:
- 5 mata nangka, potong kecil
- 100 ml susu kental manis putih
- es batu serut
Cara membuat:
- larutkan tepung hunkue, cokelat dan vanili dengan air.
- Masak di atas api kecil sambil aduk-aduk hingga kental. Angkat.
- Tuang cendol yang sudah dimasak ke dalam cetakan cendol dan gosok-gosok. Setelah itu masukan cendol dalam wadah berisi air dingin atau air es. Biarkan hingga dingin dan mengeras. Tiriskan.
- Taruh cendol dalam gelas-gelas saji.
- Beri pelengkanya. Sajikan segera.
Resep ini hanya untuk membuat es cendol cokelat 6 gelas saja.
Bagaimana, mudahkan cara membuatnya? Sangat cocok lho buat menyegarkan tubuh saat kepanasan. Selamat mencoba!!
Bosan dengan cendol hijau? Hmm.. cobalah cendol cokelat yang dipadu dengan susu kental manis plus nangka yang harum. Disajikan dingin untuk selingan sore ini… slrupp manis segar! Langsung saja yuk lihat cara membuatnya.
Es Cendol Cokelat
Bahan:
- 150 gram tepung hunkue
- 10 gram cokelat bubuk
- ½ sdt vanili bubuk
- 600 ml air
Pelengkap:
- 5 mata nangka, potong kecil
- 100 ml susu kental manis putih
- es batu serut
Cara membuat:
- larutkan tepung hunkue, cokelat dan vanili dengan air.
- Masak di atas api kecil sambil aduk-aduk hingga kental. Angkat.
- Tuang cendol yang sudah dimasak ke dalam cetakan cendol dan gosok-gosok. Setelah itu masukan cendol dalam wadah berisi air dingin atau air es. Biarkan hingga dingin dan mengeras. Tiriskan.
- Taruh cendol dalam gelas-gelas saji.
- Beri pelengkanya. Sajikan segera.
Resep ini hanya untuk membuat es cendol cokelat 6 gelas saja.
Bagaimana, mudahkan cara membuatnya? Sangat cocok lho buat menyegarkan tubuh saat kepanasan. Selamat mencoba!!
Sabtu, 23 Juni 2012
Indonesia yang sekuler religious
Ketika mendengar kata sekulerisme dan religious adalah dua hal yang
sangat paradox dan saling menafikan dinatara dua kata itu. Ibarat air
dan minyak tidak dapat di satukan. Karena secara definisi sekularisme
paling tidak dalam tiga disiplin ilmu social yakni :filsafat,sosiologi
dan politik dapat diartikan sebagai berikut :Secara filisofis
sekularisme merujuk pada penolakan terhadap yang transenden dan yang
metafisik, dengan memusatkan perhatian pada yang eksistensial dan
empiris. Inilah apa yang di sebut oleh harvey Cox sebagai “pembebasan
manusia dari panduan agama dan metafisika, pengalihan dari dunia lain
menuju dunia kini “. Secara sosiolgis sekularisme berkaitan dengan
modernisasi : sebuah proses bertahap yang menuju kepada penurunan
pengaruh agama dalam istitusi social,kehidupan masyarakat dan hubungan
antar manusia. Secara politik sekularisme adalah pemisahan ruang public
dan ruang privat,khususnya pemisahan antara Negara dan agama.
Akan tetapi kalau kita memperlajari alur sejarah perjalan masyarakat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara maka akan kita temukan sekularisme dan agama saling berdampingan atau saling bernegosiasi satu sama lain. Mari sejenak kita flashback kebelakang mengenai sejarah bangsa Indonesia dalam berbangsa dan bernegara. Perjalanan masyarakat nusantara sejak zaman batu hingga kini, dari sejak kepercayaan animisme,dinamisme pada zaman batu. Agama hindu-budha selama 14 abad mempengaruhi kehidupan bermasyarakat dan bernegara, kemudian agama islam selama 7 abad dan sekitar 4 abad pengaruh agama Kristen di bumi nusantara ini. Artinya peranan agama begitu mempengaruhi dalam tatanan social dan tata kelola kehidupan bernegara. Sebegitunya tuhan telah menyejarah dalam tubuh bangsa ini. Agama memiliki peran sentral dalam pendefinisian institusi-institusi social. Dalam mengisi ruang-ruang public dalam masyarakat Indonesia.penguasa menghormati otoritas keagamaan sebagai bentuk ketundukan kepada tuhan. Itulah gambaran umum yang berlaku dalam masyarakat nusantara.
Peran agama dalam politik Indonesia
Proyek sekularisasi pertama di indoensia di lakukan oleh pemerintah kolonial belanda. Sejak bangkrutnya VOC yang hampir 200 tahun bercokol di bumi nusantara ini, kemudian pada tahun 1808-1811 gubernur jenderal Herman Williem Daendels mulai melakukan proyek sekulerisasi di bumi nusantara ini. Pemberontakan yang di lakukan oleh para haji yang telah pulang dari makkah menjadi sebuah ala an kuat untuk meminggirkan agama dari ruang public.
Pertemuan komunitas agama dengan kolonilaisme berikut proyek sekulerisasinya justru menjadi penyebab utama munculnya ideologisasi agama dan pengerahan peran sentral agama dalam arena politik public. Ideologisasi agama dan peran sentralnya dalam ruang politik public mampu memobilisasi rakyat indoensia untuk melakukan perlawan dan menumbuhkan proto nationalism. Dari mulai perkumpulan yang bersifat ekonomi ( SDI 1905 ), yang bersifat pendidikan ( Muhammadiyah 1912 dan di susul NU 1926 ), sampai tumbuhnya sarikat islam 1911/1912 yang bersifat politik. Kemunculan syarikat islam menjadi momentum utama dalam perkembangan ide kebangsaan yang melahirkan proto- nasionalisme. Sarikat Islam dengan segera menjadi perhimpunan pertama yang menjangkau gugusan nusantara dan menjadi ladang tempat tumbuhnya nasionalisme dan perlawan terhadap penjajah belanda. Dari rahim sarikat islam ini lahir para tokoh bangsa dengan corak pemikiran berbeda-beda. Pada paruh pertama abad 20. Berbagai organisasi dan latar belakangnya mulai mengintegrasikan diri kedalam “ke indonesiaan “ dengan membubuhkan nama Indonesia dalam organisasi mereka. Sarikat islam berubah menjadi PSII ( Partai Sarikat Islam Indonesia). Perkempalan partai katolik djawi (PPKD ) menjadi Persatuan Politik Katolik Indonesia ( PPKI). Komunitas protestan mulai mendirikan partai kaum masehi indoensia ( PKMI ) begitu pun dengan komunitas agama hindu-budha mulai mengintegrasikan dengan “ke indonesiaan “.
Negosiasi antara sekularisme dengan agama
unik memang kalau kita mengamati proses lahirnya sebuah kesepakatan untuk mendirikan sebuah Negara yang bernama Indonesia. Dimana dalam prosesnya kita akan melihat ada keinginan yang kuat dari golongan nasionalisme islam untuk menjadikan agama menjadi dasar negara dan dari golongan nasionalisme sekuler yang tidak menginginkan agama menjadi dasar Negara, tapi mengakui agama sebagai asas utama yang telah mendarah daging serta menjadi katalisator lahirnya perlawan terhadap kolonialisme. Hal ini dapat kita temukan dalam dialektika di sidang BPUPKI. Golongan nasionalis islam berpandangan bahwa agama tidak bisa di pisahkan dengan Negara, sedangkan golongan nasionalisme sekuler berpandangan hendaknya Negara netral terhadap agama. Akan tetapi dari kedua blok ini menyepakati bahwa asas ketuhanan adalah asas fundamental bagi Negara Indonesia yang merdeka. Karena mereka sadar akan besarnya saham agama dalam membangun institusi-institusi social dan penggerak perlawan dan katalisator perubahan menuju Indonesia merdeka. Mereka sadar bahwa agama telah memiliki peranan penting sejak zaman batu hingga zaman kolonialisme pada waktu itu. Dalam perumusan awal lahirnya pancasila oleh soekarno beliau mengajukan 5 prinsip yakni : kebangsaan Indonesia,internasionalisme atau perikemanusiaan,mufakat atau demokrasi,kesejahteraan social, terakhir ketuhanan yang berkebudayaan. Walaupun soekarno mewakili pemikiran dari golongan nasionalisme sekuler tapi beliau masih menyertakan tuhan dalam rumusan awal pancasila. Tidak ada yang menolaknya dalam sidang BPUPKI,yang ada hanya penyempurnaan dan penambahan. Artinya golongan nasionalis sekuler pun mengakui akan adanya peran agama dalam proses berdirinya Negara Indonesia merdeka. Yang kemudian setelah adanya kompromi dan negosiasi antara golongan nasionalis islam dan nasionalis sekuler menjadikan asas ketuhanan pada urutan pertama dengan di tambah anak kalimat dengan menjalankan syariat islam bagi pemeluknya. Walaupun dalam perjalanan sidak PPKI pada tanggal 18 agustus 1945 tujuh kata dalam piagam Jakarta yang menjadi cikal bakal pancasila itu di hapus dengan desakan dari golongan agama selain Islam, karena merasa ada pengkhususan terhadap umat islam. Akan tetapi motif agama terlihat di sini walaupun muncul dari golongan non islam. Usaha-usaha kompromi di lakukan untuk menjaga harmoni antara pendukung ide-ide agama dan “sekuler” kenegaraan menjadikan Indonesia tidak sepenuhnya menjalankan sekulerisme seutuhnya seperti sekulerisme di barat. Karena sekulerisme di Indonesia harus bernegosiasi dengan agama agar tercipta harmonisasi dalam bernegara. Jadi indoensia itu menganut sekulerisme religious dimana agama menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Negara. Tapi Indonesia bukan Negara agama yang menjadikan agama sebagai dasar Negara.
Oleh karena sekulerisme di Indonesia tidak sepenuhnya meminggirkan agama dalam praktek bernegara,maka ada ruang yang di isi oleh agama dalam praktek kehidupan bernegara. Nah ruang inilah yang menjadi celah memasukan nilai-nilai substansial agama dalam ruang legal yang di lindungi Negara.ruang ini akan senantiasa ada karena kesadaran historis bangsa Indonesia yang memandang agama memilik saham besar dalam proses terwujudnya Negara Indonesia merdeka. Yang kedua karena sekulerisme di Indonesia tidak seutuhnya sekuler,serta ada ruang kompromi antara agama dan sekulerisme,maka boleh jadi komposisi agama bisa lebih dominan daripada sekulerisme dalam tubuuh negera Indonesia merdeka.
Akan tetapi kalau kita memperlajari alur sejarah perjalan masyarakat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara maka akan kita temukan sekularisme dan agama saling berdampingan atau saling bernegosiasi satu sama lain. Mari sejenak kita flashback kebelakang mengenai sejarah bangsa Indonesia dalam berbangsa dan bernegara. Perjalanan masyarakat nusantara sejak zaman batu hingga kini, dari sejak kepercayaan animisme,dinamisme pada zaman batu. Agama hindu-budha selama 14 abad mempengaruhi kehidupan bermasyarakat dan bernegara, kemudian agama islam selama 7 abad dan sekitar 4 abad pengaruh agama Kristen di bumi nusantara ini. Artinya peranan agama begitu mempengaruhi dalam tatanan social dan tata kelola kehidupan bernegara. Sebegitunya tuhan telah menyejarah dalam tubuh bangsa ini. Agama memiliki peran sentral dalam pendefinisian institusi-institusi social. Dalam mengisi ruang-ruang public dalam masyarakat Indonesia.penguasa menghormati otoritas keagamaan sebagai bentuk ketundukan kepada tuhan. Itulah gambaran umum yang berlaku dalam masyarakat nusantara.
Peran agama dalam politik Indonesia
Proyek sekularisasi pertama di indoensia di lakukan oleh pemerintah kolonial belanda. Sejak bangkrutnya VOC yang hampir 200 tahun bercokol di bumi nusantara ini, kemudian pada tahun 1808-1811 gubernur jenderal Herman Williem Daendels mulai melakukan proyek sekulerisasi di bumi nusantara ini. Pemberontakan yang di lakukan oleh para haji yang telah pulang dari makkah menjadi sebuah ala an kuat untuk meminggirkan agama dari ruang public.
Pertemuan komunitas agama dengan kolonilaisme berikut proyek sekulerisasinya justru menjadi penyebab utama munculnya ideologisasi agama dan pengerahan peran sentral agama dalam arena politik public. Ideologisasi agama dan peran sentralnya dalam ruang politik public mampu memobilisasi rakyat indoensia untuk melakukan perlawan dan menumbuhkan proto nationalism. Dari mulai perkumpulan yang bersifat ekonomi ( SDI 1905 ), yang bersifat pendidikan ( Muhammadiyah 1912 dan di susul NU 1926 ), sampai tumbuhnya sarikat islam 1911/1912 yang bersifat politik. Kemunculan syarikat islam menjadi momentum utama dalam perkembangan ide kebangsaan yang melahirkan proto- nasionalisme. Sarikat Islam dengan segera menjadi perhimpunan pertama yang menjangkau gugusan nusantara dan menjadi ladang tempat tumbuhnya nasionalisme dan perlawan terhadap penjajah belanda. Dari rahim sarikat islam ini lahir para tokoh bangsa dengan corak pemikiran berbeda-beda. Pada paruh pertama abad 20. Berbagai organisasi dan latar belakangnya mulai mengintegrasikan diri kedalam “ke indonesiaan “ dengan membubuhkan nama Indonesia dalam organisasi mereka. Sarikat islam berubah menjadi PSII ( Partai Sarikat Islam Indonesia). Perkempalan partai katolik djawi (PPKD ) menjadi Persatuan Politik Katolik Indonesia ( PPKI). Komunitas protestan mulai mendirikan partai kaum masehi indoensia ( PKMI ) begitu pun dengan komunitas agama hindu-budha mulai mengintegrasikan dengan “ke indonesiaan “.
Negosiasi antara sekularisme dengan agama
unik memang kalau kita mengamati proses lahirnya sebuah kesepakatan untuk mendirikan sebuah Negara yang bernama Indonesia. Dimana dalam prosesnya kita akan melihat ada keinginan yang kuat dari golongan nasionalisme islam untuk menjadikan agama menjadi dasar negara dan dari golongan nasionalisme sekuler yang tidak menginginkan agama menjadi dasar Negara, tapi mengakui agama sebagai asas utama yang telah mendarah daging serta menjadi katalisator lahirnya perlawan terhadap kolonialisme. Hal ini dapat kita temukan dalam dialektika di sidang BPUPKI. Golongan nasionalis islam berpandangan bahwa agama tidak bisa di pisahkan dengan Negara, sedangkan golongan nasionalisme sekuler berpandangan hendaknya Negara netral terhadap agama. Akan tetapi dari kedua blok ini menyepakati bahwa asas ketuhanan adalah asas fundamental bagi Negara Indonesia yang merdeka. Karena mereka sadar akan besarnya saham agama dalam membangun institusi-institusi social dan penggerak perlawan dan katalisator perubahan menuju Indonesia merdeka. Mereka sadar bahwa agama telah memiliki peranan penting sejak zaman batu hingga zaman kolonialisme pada waktu itu. Dalam perumusan awal lahirnya pancasila oleh soekarno beliau mengajukan 5 prinsip yakni : kebangsaan Indonesia,internasionalisme atau perikemanusiaan,mufakat atau demokrasi,kesejahteraan social, terakhir ketuhanan yang berkebudayaan. Walaupun soekarno mewakili pemikiran dari golongan nasionalisme sekuler tapi beliau masih menyertakan tuhan dalam rumusan awal pancasila. Tidak ada yang menolaknya dalam sidang BPUPKI,yang ada hanya penyempurnaan dan penambahan. Artinya golongan nasionalis sekuler pun mengakui akan adanya peran agama dalam proses berdirinya Negara Indonesia merdeka. Yang kemudian setelah adanya kompromi dan negosiasi antara golongan nasionalis islam dan nasionalis sekuler menjadikan asas ketuhanan pada urutan pertama dengan di tambah anak kalimat dengan menjalankan syariat islam bagi pemeluknya. Walaupun dalam perjalanan sidak PPKI pada tanggal 18 agustus 1945 tujuh kata dalam piagam Jakarta yang menjadi cikal bakal pancasila itu di hapus dengan desakan dari golongan agama selain Islam, karena merasa ada pengkhususan terhadap umat islam. Akan tetapi motif agama terlihat di sini walaupun muncul dari golongan non islam. Usaha-usaha kompromi di lakukan untuk menjaga harmoni antara pendukung ide-ide agama dan “sekuler” kenegaraan menjadikan Indonesia tidak sepenuhnya menjalankan sekulerisme seutuhnya seperti sekulerisme di barat. Karena sekulerisme di Indonesia harus bernegosiasi dengan agama agar tercipta harmonisasi dalam bernegara. Jadi indoensia itu menganut sekulerisme religious dimana agama menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Negara. Tapi Indonesia bukan Negara agama yang menjadikan agama sebagai dasar Negara.
Oleh karena sekulerisme di Indonesia tidak sepenuhnya meminggirkan agama dalam praktek bernegara,maka ada ruang yang di isi oleh agama dalam praktek kehidupan bernegara. Nah ruang inilah yang menjadi celah memasukan nilai-nilai substansial agama dalam ruang legal yang di lindungi Negara.ruang ini akan senantiasa ada karena kesadaran historis bangsa Indonesia yang memandang agama memilik saham besar dalam proses terwujudnya Negara Indonesia merdeka. Yang kedua karena sekulerisme di Indonesia tidak seutuhnya sekuler,serta ada ruang kompromi antara agama dan sekulerisme,maka boleh jadi komposisi agama bisa lebih dominan daripada sekulerisme dalam tubuuh negera Indonesia merdeka.
Langganan:
Postingan (Atom)




